Suarabmi.co.id – Sebuah video yang mengklaim bahwa Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) menjanjikan tunjangan kesehatan sebesar Rp150 juta kepada 20 Tenaga Kerja Indonesia (TKI), beredar luas di media sosial. Namun, setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.
Tim pengecekan fakta menelusuri situs resmi dan akun media sosial Kemensos, namun tidak ditemukan informasi apa pun terkait program tunjangan kesehatan tersebut, dilansir suarabmi.co.id dari Kompas,
Pemeriksaan lebih lanjut terhadap video yang beredar juga menunjukkan sejumlah kejanggalan.
Salah satu kejanggalan yang mencolok adalah gerakan bibir tokoh dalam video yang tidak sinkron dengan suaranya.
Selain itu, analisis menggunakan teknologi Hive Moderation menunjukkan bahwa video tersebut memiliki kemungkinan sebesar 70,8 persen merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
Lebih jauh, diketahui bahwa video tersebut memanfaatkan manipulasi visual dari foto Sekjen Kemensos yang diambil dari laman resmi kemensos.go.id.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa informasi mengenai pemberian tunjangan kesehatan senilai Rp150 juta kepada 20 TKI oleh Kemensos adalah tidak benar.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap penyebaran konten manipulatif yang menyesatkan.
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







