Suarabmi.co.id – Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Sende, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, dilaporkan hilang kontak selama 19 tahun setelah bekerja di Yordania. Perempuan bernama Asnani itu terakhir kali terdengar kabarnya pada 2009, dua tahun setelah diberangkatkan.
Kasus ini menjadi sorotan usai Menteri Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, melakukan kunjungan mendadak ke Desa Sende, Sabtu 17 Mei 2025. Desa tersebut dikenal sebagai salah satu wilayah dengan jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tinggi.
“Saya datang mendadak ke Desa Sende karena ingin melihat langsung kehidupan masyarakat di sini. Banyak warga yang merupakan purna PMI, termasuk kepala desa dan perangkatnya,” kata Karding, dikutip Suara BMI dari Alexa News.
Dalam pertemuan dengan warga, Karding mendapat sejumlah masukan, termasuk laporan soal hilangnya Asnani sejak 2009. Ia diketahui diberangkatkan ke Yordania oleh PJTKI Trias Duta dan bekerja untuk majikan bernama Abd Almajed Ala Jarman.
“Kami menerima laporan dari keluarga Asnani yang sudah 19 tahun tidak mendapat kabar. Dia diberangkatkan ke Yordania pada tahun 2007 oleh PJTKI Trias Duta dan bekerja dengan majikan bernama Abd Almajed Ala Jarman. Tapi sejak 2009, keluarganya kehilangan kontak,” jelasnya.
Menteri Karding menyatakan komitmennya untuk membantu penuh pencarian Asnani dan menelusuri keberadaannya melalui jalur resmi.
“Kami akan fasilitasi dan bantu pencarian Asnani secara maksimal. Mudah-mudahan masih bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” tegasnya.***
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







