Scroll untuk baca artikel
Kabar BMI

Bosan Jadi TKI Selama 20 Tahun Bergaji Rp50 Juta, Ex TKW Ini Berhasil Buka Usaha Kue Beromzet Rp500 Juta/Bulan

×

Bosan Jadi TKI Selama 20 Tahun Bergaji Rp50 Juta, Ex TKW Ini Berhasil Buka Usaha Kue Beromzet Rp500 Juta/Bulan

Sebarkan artikel ini

Menjalankan suatu bisnis, tentu ada kalanya menemui terjalan. Termasuk bagi Afrida dan suami, yang mendadak rekan bisnisnya seakan hilang. Kendati demikian, jumlah kue sudah dibuat banyak. Alhasil mereka menciptakan merek sendiri dan lahirlah Mother Odeh’s Peanut Cake, Sukatani, Depok, Jawa Barat.

“Sampai kita bisa pengembangan sampai akhirnya 3-6 bulan ke depan, orderan yang dijanjikan itu mulai berbeda. Enggak sesuai sama yang dibicarakan dari awal kan. Pembayaran mulai macet, orderan sudah buat banyak tapi enggak diambil,” papar Afrida.

“Gimana ini, untuk distribusikan, padahal barang terlalu banyak. Sedangkan karyawan juga enggak mungkin dirumahkan, saya sedih juga, kasihan. Akhirnya kita putar otak gimana caranya untuk memarketing kue kacang dengan brand sendiri,” imbuhnya.

Pada bulan suci Ramadhan 2022 lalu, Afrida sampai tak sanggup memenuhi kebutuhan. Saking banyaknya orderan, bahkan omzetnya pun melonjak mencapai Rp500 juta.

“Omzet bulan kemarin itu sampai sempat 1/2M (Rp500 juta). Makanya ini saya lagi mikir, gimana kita bisa menambah omzet dan profit, dan karyawan,” ungkap Afrida.

“Kemungkinan mau buat rumah produksi di tempat lain dan masuk ke supermarket di Indonesia. Kita lagi proses gimana dapetin (bukti) halal, dan pengen ekspor, lain-lain, lebih luas lagi,” imbuhnya.

Salah satu prinsip yang dipegang teguh oleh Afrida dan suami untuk mencapai sukses, adalah yakin akan rezeki dari Tuhan. Ditambah lagi, ikhtiar yang didampingi dengan doa.

“Allah itu menjanjikan semua manusia rezekinya. Cuma tergantung rezekinya bisa lewat ini, lewat itu. Dan kalau mereka kerja sama saya, berarti rezekinya dari kita. Pegawai enggak usah khawatir, karena Allah menjanjikan rezeki untuk semua makhluknya, itu prinsip saya. Ikhtiar harus disertai dengan doa,” pungkas Abi.

==