Scroll untuk baca artikel
Berita

Diduga 9 PMI Taiwan Ditangkap Polisi di Taichung, Eh Malah Bersorak ‘Akhirnya Pulang’

×

Diduga 9 PMI Taiwan Ditangkap Polisi di Taichung, Eh Malah Bersorak ‘Akhirnya Pulang’

Sebarkan artikel ini

Suarabmi.co.id – Sebuah kejadian tak biasa terjadi di Taichung ketika sembilan pekerja migran ilegal yang ditemukan dalam sebuah mobil van justru bersorak gembira saat diamankan polisi. Mereka menyambut aparat dengan tawa dan teriakan bahagia karena merasa akan segera dipulangkan ke negara asal.

Peristiwa ini bermula saat petugas dari Kantor Polisi Xiehe mencurigai sebuah kendaraan van yang dikemudikan secara tidak semestinya. Setelah mendatangkan bantuan, polisi membuka kendaraan dan menemukan sembilan orang pekerja migran yang telah kabur dari sistem resmi dan tinggal secara ilegal.

Menurut laporan TVBS yang dikutip Suara BMI, menariknya mereka justru menyambut polisi dengan teriakan, “Yeay! Mau pulang!” Salah satu di antara mereka bahkan berkata, “Saya mau pulang, tapi tunggu dulu, saya harus bilang sesuatu ke pacar saya.”

Meski para petugas tetap waspada terhadap potensi pelarian, proses pengamanan berlangsung damai. Karena jumlah borgol terbatas, petugas terpaksa membeli tali pengikat dari toko sekitar untuk mengamankan mereka, sesuai ketentuan penggunaan peralatan keamanan.

Wakil Kepala Kantor Polisi Xiehe, Cai Zhaomin, menyatakan bahwa dari sembilan orang yang diamankan, satu di antaranya masuk daftar pencarian orang. Seluruhnya adalah pekerja migran yang telah tinggal melebihi masa izin tinggal dan bekerja secara ilegal di Taiwan.

Menariknya, meski laporan media TVBS tidak menyebutkan kewarganegaraan secara eksplisit, sejumlah unggahan dari komunitas pekerja migran Indonesia di Taiwan menyebutkan bahwa kesembilan orang tersebut adalah warga negara Indonesia (WNI) yang telah lama bekerja secara tidak resmi di negara itu.

Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Taiwan maupun perwakilan pemerintah Indonesia.

Di tempat berbeda, polisi juga menangkap seorang perempuan pekerja migran yang melanggar lalu lintas.

Ia mencoba mengelabui polisi dengan menunjukkan Kartu Asuransi Kesehatan dari ponselnya, yang fotonya berbeda dengan wajahnya saat ini. Ia mengaku telah menjalani perawatan kecantikan seperti sulam alis dan bibir, lalu bersikap manja kepada petugas.

Namun, penyelidikan menemukan bahwa ia telah overstay selama 3.705 hari (lebih dari 10 tahun). Ia langsung diserahkan ke tim imigrasi untuk proses lebih lanjut.

Kepolisian Taiwan menyatakan bahwa mereka akan terus melakukan razia terhadap pekerja migran ilegal, namun berkomitmen menangani mereka dengan prosedur yang manusiawi.

Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.

==