Suarabmi.co.id – Kepolisian Taiwan menemukan enam pekerja migran Vietnam tanpa dokumen resmi saat melakukan pemeriksaan terkait pelanggaran parkir di Distrik Bade, Kota Taoyuan, pekan lalu.
Menurut Kepolisian Kota Taoyuan pada Senin (6/7/2026), keenam pekerja tersebut berusia antara 30 hingga 40 tahun. Mereka ditemukan ketika petugas patroli melihat sebuah kendaraan yang parkir melanggar aturan lalu lintas pada Kamis lalu.
Saat petugas mendatangi kendaraan tersebut dan memeriksa pengemudi, polisi menemukan alat penghirup n4rk0b4 serta sisa zat amfetamin yang termasuk nark*t1k4 golongan dua berdasarkan aturan di Taiwan.
Keenam pekerja migran tersebut membantah menggunakan n4rk*b4. Namun, setelah menjalani pemeriksaan tes narkoba di kantor polisi, empat orang di antaranya dinyatakan positif.
Dari pemeriksaan identitas, polisi juga menemukan bahwa salah satu dari empat orang yang positif n4rk*b4 ternyata masuk dalam daftar pencarian terkait kasus penipuan.
Kasus ini selanjutnya akan diserahkan kepada Kejaksaan Distrik Taoyuan untuk penyelidikan lebih lanjut atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Pencegahan Bahaya Narkotika, Undang-Undang Imigrasi, serta dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan keamanan publik dan penipuan.
Polisi tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas para pekerja migran asal Vietnam tersebut.
Di Taiwan, istilah pekerja migran tanpa dokumen umumnya merujuk pada pekerja asing yang awalnya memiliki kontrak kerja resmi, namun kemudian meninggalkan majikan yang terdaftar secara ilegal sehingga status kerjanya menjadi tidak sah.(*)







