Hajar Sesama TKI Hingga Meninggal Karena Solidaritas Kepada Teman, TKI di Taiwan Dijatuhi Hukuman 4 Tahun 6 Bulan

Dalam kekacauan itu, Aji memukul kepala seorang pria Indonesia bernama Arnold (terjemahan nama) dengan pancang kayu, dan menusuk dada kiri Arnold dengan ujung tajam.

Setelah melihat pria itu jatuh ke tanah, dia melarikan diri dari tempat kejadian. Naik taksi untuk bersembunyi di rumah pacarnya. Ssetelah kejadian itu, Arnold diselamatkan oleh rumah sakit untuk sementara dan mendapatkan kembali tanda-tanda kehidupan, tetapi lukanya terlalu serius. Dia meninggal pada 6 Maret tahun lalu karena hipoksia ensefalopati, cedera otak dan radang paru-paru.

Setelah kejadian itu dan pelaku tertangkap, Aji mengaku memukul Arnold dengan tiang kayu, namun menegaskan bahwa dia hanya ingin melampiaskan amarahnya kepada Arnold dan tidak berniat membunuhnya.

Namun, jaksa berpendapat bahwa kepala dan dada adalah bagian penting tubuh manusia. Jika dia terluka parah, dia bisa berakibat fatal. Perilakunya adalah pembunuhan Niat tidak pasti, jadi didakwa dengan pembunuhan.

Menurut penyelidikan pengadilan, kasus ini masuk dalam ranah pembunuhan, walaupun pelaku dan korban saling tidak mengenal dan tidak ada permasalahan sebelumnya. Pelaku hanya memukul kepala dan dada satu kali dengan tujuan memberikan pelajaran kepadanya. Namun naas, karena luka Arnold jadi meninggal dunia.

Pengadilan memutuskan karena pelaku sudah membuat keributan hingga menyebabkan nyawa menghilang, namun karena perilaku pelaku jujur dan mengakui perbuatannya, ia harus membayar denda 400.000 NT yang akan diberikan kepada keluarga korban dan juga ia divonis penjara 4 tahun 6 bulan. Selesai menjalani hukuman ia akan dideportasi ke Indonesia.