Suarabmi.co.id – Proses pemakaman seorang warga Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo, menjadi viral setelah sebuah video memperlihatkan iring-iringan jenazah yang menyeberangi sungai
Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 19 April 2025, di Dusun Guyangan, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo.
Video berdurasi sekitar 53 detik itu menunjukkan warga yang bergantian menandu keranda jenazah menyeberangi sungai yang deras.
Beberapa orang tampak berhati-hati saat melewati bebatuan licin untuk memastikan keranda tetap aman.
Baca Juga: Keluarga di Ponorogo Cari Ibu yang Hilang Setelah Merantau ke Taiwan Sejak 1999
Penyebab Penolakan di Depan Rumah
Menurut Tri Utami, salah seorang warga, proses pemakaman ini terjadi karena adanya penolakan dari seorang warga desa yang tidak mengizinkan jalur pemakaman melewati tanah di depan rumahnya.
“Setiap ada yang meninggal, selalu lewat sungai,” jelasnya, dikutip suarabmi.co.id dari Kompas.
Baca Juga: WNI Ditangkap di Makkah karena Tawarkan Jasa Haji Ilegal
Tri menambahkan, meskipun ada jembatan yang dapat digunakan, jalur tersebut tidak dapat dilalui karena penolakan dari warga yang khawatir tanahnya akan menjadi angker jika dilewati jenazah.
“Sebenarnya ada jembatan, tetapi tidak bisa dipakai karena ada warga yang tidak memperbolehkan,” kata Tri.(*)
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







