Suarabmi.co.id – Sebuah kisah unik muncul dari pasangan warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Jepang.
Pasangan ini menjadi viral di TikTok setelah membagikan pengalaman mereka menerima berbagai bantuan subsidi dari pemerintah Jepang setelah melahirkan.
Melalui akun TikTok mereka, @kairo_in_japan, pasangan ini mengunggah video yang memamerkan foto-foto serta rincian subsidi yang mereka terima. Dalam video yang diunggah pada Kamis, 24 Agustus 2023 lalu itupun kembali viral.
Baca juga: Bulan Hantu akan Segera Datang, Percaya Nggak Percaya Inilah Pantangannya!
Pasangan ini menyertakan caption yang menyoroti besarnya bantuan yang mereka terima, “Kebanyakan duit apa gmn dah org-org disini.”
Di dalam video tersebut, foto pertama menunjukkan pasangan ini memegang anak pertama mereka yang dinamai Kairo.
“Ternyata dapet subsidi biaya persalinan 50jt dari pemerintah sini,”narasi yang ada dalam @kairo_in_japan.
Foto kedua menampilkan Kairo yang sedang tertidur, disertai keterangan bahwa mereka menerima subsidi persalinan sebesar 50 juta rupiah dari pemerintah Jepang.
Baca juga: Satu PMI jadi Korban Kebakaran di Changhua, 3 Orang yang Meninggal Sudah Teridentifikasi
Foto ketiga menampilkan Kairo dengan pakaian biru, tertidur lelap. Caption pada foto ini mencatat bantuan sebesar 1,5 juta rupiah per bulan untuk susu dan kebutuhan bayi lainnya
Foto berikutnya memperlihatkan Kairo sedang meminum susu dari botol, dengan caption yang menyebutkan bahwa imunisasi sepenuhnya gratis dan tanpa efek samping.
Selanjutnya, tampak Kairo tertidur di dalam stroller dengan caption yang mengungkapkan kebingungan pasangan ini karena mereka juga menerima bantuan tambahan sebesar 3 juta rupiah per bulan untuk kenaikan harga bahan pokok.
Rinciannya adalah sebagai berikut:
Bantuan Biaya Persalinan: 50.000.000 IDR
Bantuan Susu dan Keperluan Bayi:1.500.000 IDR per bulan
Bantuan Biaya Kenaikan Harga Bahan Pokok: 3.000.000 IDR per bulan
Baca juga: Pelawak Tessy Terseret Kasus Pengendali Judol Imbas Pernyataan Ketua BP2MI Soal Inisial T
Imunisasi Gratis:100% ditanggung oleh Pemerintah Jepang
Pasangan ini diketahui tinggal di Jepang dengan status sebagai temporary resident, atau pemegang visa kunjungan sementara, yang biasanya digunakan untuk tujuan wisata dengan biaya sendiri.
Unggahan ini telah menarik perhatian publik dan media, mengundang berbagai komentar dan reaksi mengenai sistem bantuan sosial di Jepang serta perbandingannya dengan negara lain.***







