Suarabmi.co.id – Sebanyak 25 pekerja migran Indonesia (PMI) dideportasi oleh otoritas Malaysia melalui Pelabuhan Dumai, Riau, pada Senin, 10 Februari 2025.
Dari jumlah tersebut, satu orang diketahui dalam kondisi sakit dan membutuhkan perawatan medis yang lebih intensif.
BP3MI Riau Fasilitasi Pemulangan PMI
Kepala Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengurus kepulangan para PMI ke daerah asal mereka masing-masing.
“Kami BP3MI Riau baru saja memfasilitasi pemulangan 25 PMI yang dideportasi dari Malaysia. Dalam minggu ini, total ada 63 PMI yang dipulangkan, termasuk 38 orang tambahan pada Sabtu mendatang,” ujar Fanny Wahyu, dikutip suarabmi.co.id dari beritasatu.
Baca Juga: Gadis 14 Tahun Dilaporkan Hilang di Johor Bahru setelah Naik Grab, Keluarga Mohon Informasi
Asal Daerah Para Pekerja Migran
Dari 25 PMI yang dideportasi, terdapat 19 laki-laki dan 6 perempuan. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dengan rincian sebagai berikut:
- Aceh: 1 orang
- Sumatera Utara: 3 orang
- Sumatera Barat: 2 orang
- Sumatera Selatan: 2 orang
- Lampung: 2 orang
- Jawa Barat: 3 orang
- Jawa Tengah: 3 orang
- Jawa Timur: 5 orang
- Nusa Tenggara Barat (NTB): 4 orang
Baca Juga: PMI jadi Korban Kapal Nelayan Tenggelam di Yeosu, 4 Tewas dan 5 Masih Hilang
Penyebab Deportasi Para PMI
Menurut Fanny Wahyu, mayoritas pekerja migran yang dipulangkan mengalami masalah dokumen, seperti dokumen kosong, tidak lengkap, atau masa tinggal (overstay) yang telah melewati batas.
Penanganan Setibanya di Indonesia
Sesampainya di Pelabuhan Dumai, seluruh PMI langsung diarahkan ke shelter BP3MI Riau untuk menjalani proses pendataan dan persiapan pemulangan ke daerah masing-masing.
Namun, salah satu dari mereka ditemukan dalam kondisi sakit dan memerlukan perawatan lebih lanjut.
“Setelah asesmen di shelter P4MI Dumai, ditemukan satu orang yang perlu penanganan serius. Sesuai identitas, ia berasal dari Jawa Tengah, tetapi keluarganya berada di NTB. Kami sedang berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk pemulangan,” jelas Fanny Wahyu. (*)
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







