Suarabmi.co.id – Rizal Sampurna (30), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Banyuwangi, diketahui meninggal dunia saat bekerja di Kamboja.
Setelah dilakukan penelusuran, jenazah Rizal disimpan di Yim Undertaker yang terletak di Phnom Penh, ibu kota Kamboja.
Proses Pemulangan dan Estimasi Biaya
Kuasa hukum keluarga Rizal, Bagus Trisula, menyampaikan bahwa jenazah telah berada di tempat tersebut selama lebih dari satu bulan.
Proses perizinan yang berlarut-larut dan kompleksitas prosedur pemulangan menyebabkan biaya yang dibutuhkan meningkat signifikan.
“Untuk biaya yang semula dari 8.500 berubah 7.800 dan berubah 5.800 karena molar-molar lagi itu akhirnya total diestimasi biaya 7.800 dolar. Kalau rupiah diperkirakan antara Rp 125 sampai Rp 130-an juta lah,” terang Bagus, Selasa, 6 Mei 2025.
Jadwal Pemulangan yang Tertunda
Bagus menjelaskan bahwa jenazah Rizal semula direncanakan dipulangkan pada 4 Mei 2025. Namun, karena belum ada dana yang ditransfer, proses itu tertunda dan mengakibatkan tambahan biaya penyimpanan jenazah.
Ia berharap bantuan dana segera dikirim agar proses pemulangan dapat segera dilakukan.
“Dari hasil telepon conference bersama P4MI, Miss Yuni, Kedubes RI yang di Kamboja. Rencana pemulangan jenazah pada tanggal 4 Mei kemarin, karena ada kendala tiket dan lain lainnya mundur di tanggal 9 atau 10 besok ini. Harapan kami, setelah ini ada upaya ekstra sehingga sebelum tanggal 9 itu biaya sudah bisa dikirim sehingga kami bisa booking tiket dan bisa jadwalnya tidak mundur lagi,” tegasnya.
Baca Juga: Keluarga TKI Meninggal di Kamboja Alami Teror Telepon Misterius
Kronologi Kematian TKI Rizal Sampurna
Rizal diketahui berangkat ke Kamboja melalui jalur non-prosedural untuk bekerja di sektor perjudian online illegal, dikutip suarabmi.co.id dari Detik.
Ia direkrut oleh agen tidak resmi dan diselundupkan bersama 20 warga negara Indonesia lainnya.
Baru bekerja selama dua pekan, Rizal dikabarkan meninggal dunia akibat sesak napas dan masalah jantung.
Keluarga sempat kesulitan mendapatkan informasi pasti terkait kondisi Rizal karena komunikasi yang terputus.
Setelah kabar kematian dikonfirmasi, keluarga Rizal bahkan menerima teror dari nomor asing yang mengaku sebagai rekan kerja Rizal di Kamboja.(*)
Ikuti Berita Terbaru dan Pilihan Kami
Dapatkan update berita langsung melalui aplikasi WhatsApp dengan bergabung di Suarabmi.co.id WhatsApp Channel. Pastikan kamu telah menginstal aplikasi WhatsApp untuk mendapatkan informasi terkini.







