Kabar BMI

Demi Cuan, Nekad Bekerja di Sebelah Kantor Polisi, 5 Pekerja Kaburan Dikepung Hingga Dicyduk Dijalanan Tak Berdaya Karena Dilaporkan Orang Lain

×

Demi Cuan, Nekad Bekerja di Sebelah Kantor Polisi, 5 Pekerja Kaburan Dikepung Hingga Dicyduk Dijalanan Tak Berdaya Karena Dilaporkan Orang Lain

Sebarkan artikel ini
Foto: TVBS

Lima pekerja migran kaburan setiap harinya pulang pergi melewati kantor polisi dilokasi kontruksi yang tidak jauh dari kantor tersebut. Awalnya Polisi tidak menyadari dan tidak menyelidiki, namun beberapa waktu lalu mendapat laporan akan adanya pekerja kaburan di kontruksi dekat kantor polisi tersebut.

Berawal dari laporan masyarakat inilah, akhirnya polisi memetakan tempat dan para pekerja kaburan tersebut hingga pada akhirnya polisi mencurigai sebuah mobil yang diduga antar jemput pekerja kaburan tersebut.

Iklan

Mobil tersebut dicegat dan diperiksa, sontak isi didalamnya setidaknya 5 orang pekerja kaburan kalangkabt berusaha melarikan diri namun Polisi tak kalah cerdik hingga menahan mereka dari kabur kedua kalinya.

Saat kejadian itu, Polisi menghentikan mobil tersebut dan langsung berteriak ‘JANGAN BERGERAK, KELUAR DARI MOBIL, TIARAP’.

Sopir berusaha kabur dari Polisi yang menghentikannya, namun langsung ditodong dan disuruh mematikan mesin dan turun dari mobil.

Awalnya sopir ingin kabur namun langsung ditahan Polisi dan menyuruh mematikan mesin mobil. ‘MATIKAN MESIN, MATIKAN MESIN, KELUAR DARI MOBIL, KELUAR DARI MOBIL, begitu teriakan polisi dalam bahasa mandarin.

Melihat petugas polisi yang semakin banyak, kelima orang yang berada di dalam mobil mau tidak mau harus bekerja sama dengan patuh, membuka pintu dan keluar dari mobil, setelah diperiksa, semuanya adalah TKA yang kabur dari majikannya.

Kelima pekerja kaburan ini ditangkap dan selanjutnya akan di proses deportasi dari Taiwan dan selamanya tidak bisa kembali ke Taiwan.

kelima pekerja kaburan tersebut semuanya orang Vietnam, beberapa dari mereka telah bekerja di Taiwan sejak tahun 2011 silam dan 3 diantaranya baru bekerja di Taiwan sejak 3 tahun lalu.

Mereka sadar bahwa mereka adalah kaburan namun mereka berani keluar masuk dekat kantor polisi, mereka berpikir bahwa dengan mereka santai dan tenang, tidak akan dicurigai Polisi, namun sayang ada orang lain yang melaporkannya.