Suarabmi.co.id – Pada sore hari, 18 Juli 2024, situasi di Distrik Wanli mendadak memanas ketika Petugas Polisi Cabang Jinshan, Guo Junhong, bersama dengan tim patroli, menemukan dua pria yang mencurigakan di tempat parkir outlet Pabrik Nuklir No. 2.
Dengan adanya laporan tentang aktivitas mencurigakan di area tersebut, petugas segera melakukan pemeriksaan. Penemuan ini segera menarik perhatian karena tindakan kedua pria yang menunjukkan kejanggalan yang jelas.
Saat polisi mendekati, kedua pria itu memperlihatkan reaksi panik yang mencurigakan. Mereka langsung melarikan diri ke pantai terdekat dan terjun ke laut, berusaha menghindari penangkapan.
Baca juga: Astaga! Tipu Ratusan Orang, Kelompok Migran yang Satu ini Cocok Disebut Mafia
Situasi ini memicu aksi cepat dari pihak kepolisian, yang segera meminta dukungan tambahan untuk menangani situasi tersebut.
Berdasarkan laporan CTWANT yang dikutip suarabmi.co.id, sekitar pukul 14.00, Petugas Guo Junhong bersama pekerja magang Cai Yizhen dan Huang Zhenyao sedang melakukan patroli rutin di tempat parkir outlet Pabrik Nuklir Kedua.
Mereka memperhatikan dua pria yang berperilaku mencurigakan di dalam sebuah truk kecil yang diparkir di lokasi tersebut.
Baca juga: Tiga Orang Terpanggang dalam Kebakaran di Changhua!
Ketika polisi mendekat, kedua pria tersebut langsung panik, melompat keluar dari mobil, dan berlari menuju pantai sebelum melompat ke laut.
Menghadapi pelarian yang mendadak, Petugas Guo segera meminta bantuan melalui radio.
Pusat Layanan Kantor Polisi Jinshan merespons dengan cepat, mengirimkan petugas unit lalu lintas Yu Xuanhao, pekerja magang Lin Guanyi, pekerja magang Chen Baiyu, serta total enam kelompok patroli, termasuk Petugas Kantor Polisi Wanli Zhuang Yucheng, petugas magang Xu Weilun, dan Petugas Polisi Kantor Polisi Jia Dapeng Wang Xinjie, untuk memberikan dukungan di lokasi kejadian.
Baca juga: Ini Tampang Pria Mabuk yang Godain Pelanggan Wanita di Orchard Plaza Singapura
Setelah bergelut di laut lebih dari 10 menit, kedua pria tersebut akhirnya kelelahan dan tidak mampu melanjutkan berenang, sehingga mereka terpaksa kembali ke darat. Polisi langsung mencegat mereka dan melakukan interogasi.
Salah satu dari mereka adalah pekerja migran dari Vietnam yang hilang, ditangani sesuai prosedur hukum.
Pria lainnya, Ruan Nan, setelah verifikasi lebih lanjut, diketahui memiliki kartu identitas Taiwan dan bukan pekerja migran yang hilang, lalu dipindahkan ke tahanan New Taipei Satgas Khusus Kota.
Baca juga: Yilan Sedang Ketat, Tak Pilah Sampah Bisa Didenda Hingga NT$ 6.000
Departemen Kepolisian Jinshan menekankan pentingnya laporan dari masyarakat terkait pekerja migran yang hilang, yang sering terlibat dalam kegiatan kriminal seperti penipuan dan perdagangan manusia.
Polisi meminta warga untuk segera melaporkan hilangnya pekerja migran atau situasi mencurigakan lainnya agar dapat ditangani dengan efektif.
Laporan tersebut membantu polisi dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan kerja serta tempat tinggal pekerja migran yang sah, sehingga mengurangi jumlah pekerja migran yang hilang dan menjaga ketertiban sosial.***







