Kabar Indo

Selingkuh Sampai Hamil Saat Ditinggal Jadi TKI, Wanita Ini Tega Habisi Bayinya Sendiri Dengan Cara Tak Berprikemanusiaan

×

Selingkuh Sampai Hamil Saat Ditinggal Jadi TKI, Wanita Ini Tega Habisi Bayinya Sendiri Dengan Cara Tak Berprikemanusiaan

Sebarkan artikel ini

Cilacap, 7 November 2023 – Kasus penemuan bayi dalam kantong kresek di wilayah Gandrungmangu, Cilacap beberapa waktu lalu yang menjadi viral dan menciptakan kehebohan akhirnya terungkap.

Satuan Reserse Kriminal Polresta Cilacap berhasil menangkap pelaku pembuangan bayi, yang tak lain adalah ibu kandung bayi tersebut, Tri Susanti (31), seorang warga Desa Bulusari, Kecamatan Gandrungmangu.

Iklan

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol Fannky Ani Sugiharto, mengungkapkan bahwa kasus ini terungkap setelah penyelidikan di lokasi kejadian dan pemeriksaan saksi-saksi. Selain itu, unit Reserse Mobil (Resmob) Polresta Cilacap juga menerima informasi bahwa seorang wanita di wilayah Gandrungmangu menderita dehidrasi akibat pendarahan hebat.

Polisi kemudian mendatangi rumah Tri Susanti untuk melakukan interogasi, dan akhirnya dia mengakui bahwa dirinya adalah pelaku pembuangan bayi tersebut.

“Dalam proses interogasi, yang bersangkutan mengakui bahwa dia membuang bayi di pinggir jalan di Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu beberapa waktu lalu,” ungkap Fannky.

Lebih lanjut, Fannky mengungkapkan bahwa selain membuang bayi, Tri Susanti juga membunuh bayi itu. Pelaku menyumbat mulut dan hidung bayi tersebut selama 40 menit hingga bayi tersebut tidak bergerak lagi dan meninggal.

Setelah membunuh bayi itu, pelaku memasukkan tubuh bayi ke dalam kain jarik, membungkusnya, lalu memasukkannya ke dalam kantong kresek. Bayi tersebut kemudian dibawa dengan sepeda motor dan dibuang di pinggir jalan.

Motif pelaku adalah untuk menghilangkan jejak, karena bayi tersebut merupakan hasil dari hubungan terlarang dengan seorang selingkuhan. Tri Susanti merasa malu dan ketakutan karena selingkuh saat suaminya bekerja di luar negeri.

“Sebetulnya, keberadaan bayi ini tidak diinginkan, oleh karena itu pelaku mengambil jalan pintas. Saat bayi lahir, pelaku langsung melakukan eksekusi,” kata Fannky.

Sebelumnya, pada Jumat (20/10), sekitar pukul 18.45 WIB, warga Dusun Tanjungwangi, Desa Wringinharjo, Kecamatan Gandrungmangu dikejutkan dengan penemuan mayat bayi perempuan dalam kantong kresek berwarna merah di pinggir jalan. Penemuan itu dilaporkan kepada Polsek Gandrungmangu, dan mayat bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas setempat untuk dilakukan autopsi.